Menilai seseorang dari masa lalunya sudah menjadi kebiasaan kebanyakan orang

Menilai seseorang dari masa lalunya sudah menjadi kebiasaan kebanyakan orang .
Di beberapa bulan lalu , saya membaca cerita seorang wanita tentang kesedihannya atas apa yang dialami sahabatnya .
Sahabat wanita tersebut ingin merubah dirinya untuk menjadi baik, dia berusaha mencari lingkungan yang baik, lalu setelah ketemu ia kemudian berusaha untuk bisa masuk kedalamnya .
Tapi tak disangka , dilingkungan barunya itu Ia dipandang sebelah mata, Ia lalu memilih kembali ke lingkungan lamanya setelah mendapati perkataan yang ditujukan untuk dirinya . Perkataan yang sangat tak pantas di ucapkan seorang wanita kepada wanita yang lain .
Saya Yang membacanya saja tak habis pikir.
---
Saat kita lahir dan tumbuh besar dalam lingkungan yang baik , maka kita harus ucapkan banyak syukur kepada Allah .
Tapi bukankah tidak semua anak terlahir dalam lingkungan yang sama ?
Ada wanita penghibur yang hampir setiap malam menangis karena terpaksa melakukan sesuatu yang dilarang .
Ada anak jalanan yang duduk di trotoar sambil nyanyi-nyanyi dengan nada sumbang, yang jika kita didekatnya akan tercium bau lem .
Namun sepertinya lebih menarik dan lebih muda untuk kita mendeskreditkan keberadaan mereka berdasarkan atas apa yang telah mereka lakukan atau tampilan mereka saat ini , dibandingkan dengan mengetahui "alasan" yang membuat mereka memilih jalan ini.
Memandang mereka dengan ekor mata , gestur tubuh yang terlihat tak suka. Seolah mereka adalah orang-orang yang tak boleh diberi senyuman seorang saudara.
---
Meninggalkan masa lalu tak semudah kita tidur di malam hari , lalu bangun di pagi hari dengan kondisi otak yang baru.
Masa lalu kita terbentuk dari hari ke hari . Tahun ke tahun , begitupun mereka. sebagian dari mereka mengalami kejadian demi kejadian yang mungkin tak akan pernah sanggup kita bayangkan jika itu terjadi pada keluarga terdekat kita.
Bukankah kita adalah saudara ?
Saya percaya bukan tanpa Alasan nabi mengatakan bahwa senyum adalah sedekah yang paling mudah . Karena disana ada hati yang bisa kau sentuh . Ada perangai yang bisa membuat mereka nyaman untuk bercerita.
---
Orang yang berjalan dengan luka dan duka dimasa lalu , membutuhkan orang lain untuk mendengar sedikit tangisnya , untuk mendengar sedikit ungkapan hatinya , untuk menemaninya berjalan, Ia tak meminta kau untuk menggendongnya sepanjang perjalanan , Ia hanya meminta agar kalian mau menerimanya .
Janganlah memandang orang dengan pandangan yang rendah , seolah-olah ia tak pantas berbicara soal kasih sayang Tuhan .
Bantu Dia melepaskan beban dipundaknya, beban yang sudah ia bawa sejak dulu.
Seperti kita yang ingin selalu menjadi lebih baik, maka berilah kesempatan itu pula untuk orang lain . Karena akhir hidup tak ada yang tahu.
23/05/2020
1 Komen:
Vaniey
23-05-2020, 02:16:47
Bgtulah sebagian Manusia ,sll melihat hnya dr satu sudut pandang sj smntara msh ada sisi lain yg lebih menarik utk dPerhatikan... Setiap Manusia pasti pengen pnya Kehidupan yg Baik psti pngen masuk Surga tp apalah Daya ALLAH yg menentukan garis Hidup tiap HambaNya dan kadar IMAN tiap manusia pasti tdk akan sama!!??

Tinggalkan Balasan

Tên của bạn *
Email *
Cảm nhận *